
Bambang Eko B.Y.
Bambang Eko B.Y. adalah praktisi pemetaan partisipatif, pengelolaan konflik, dan pemberdayaan masyarakat dengan pengalaman panjang bekerja pada wilayah yang mempertemukan kepentingan komunitas, pemerintah, dan sektor swasta. Latar belakang hukum melengkapi pengalaman lapangannya dalam memahami persoalan ruang, batas wilayah, akses terhadap sumber daya, dan hubungan antaraktor. Ia pernah memimpin pemetaan batas desa di Lombok Tengah, pemetaan partisipatif untuk INPEX Blok Masela, Participatory Mapping & Planning di sejumlah wilayah, serta resolusi konflik pada kawasan pertambangan di Banyuwangi. Pengalamannya sebagai Community Liaison Coordinator Specialist dan dalam penguatan kelembagaan multipihak menunjukkan kemampuannya membangun komunikasi dan proses partisipatif pada situasi dengan kepentingan yang beragam. Ia juga memiliki pengalaman memimpin respons bencana di Lombok dan Sulawesi Tengah.
Konflik dalam pembangunan dan investasi sering kali bukan sekadar perbedaan kepentingan, tetapi berakar pada klaim atas ruang, batas, akses terhadap sumber daya, serta kualitas pelibatan masyarakat. Dalam situasi seperti ini, pengalaman Bambang memungkinkan Penabulu Sri Gaia membaca konflik melalui hubungan antara aktor, kepentingan, dan wilayah tempat berbagai klaim tersebut bertemu. Pemetaan partisipatif menjadi lebih dari instrumen untuk menghasilkan informasi spasial; ia dapat digunakan untuk memperjelas klaim, membuka ruang dialog, dan membangun dasar penyelesaian konflik. Pendekatan tersebut relevan bagi pemerintah dalam penataan wilayah dan pengelolaan sumber daya alam, sekaligus bagi perusahaan untuk mengenali risiko sosial dan membangun hubungan yang kredibel dengan komunitas terdampak. Bambang dengan demikian membawa perspektif lapangan yang penting dalam social risk assessment, stakeholder and community engagement, serta pengelolaan konflik pada investasi berbasis lahan dan sumber daya alam.

